Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Tidak ada Satu proses yang sempurna

Tidak ada Satu proses yang sempurna

Suatu malam saya ingin tahu apakah benar apa yang kita pikir bisa menjadi kenyataan. Satu hal sederhana yang mengubah persepsi saya tentang apa yang disebut PROSES.

Saya mengidam camilan, yang terlintas di benak saya adalah biskuit nanas. Saya tahu persis seperti apa bentuknya, saya tahu persis di mana itu dijual, sampai-sampai saya tahu persis di mana paket biskuit itu di mini market, saya sangat penasaran bahkan saya berencana untuk memarkir sepeda motor saya.

Sekarang saya memiliki gambaran konkret tentang proses rinci perjalanan saya untuk mendapatkan makanan ringan ini. Saya sudah punya target/sasaran, perencanaan matang, lalu saya keluarkan motor ke supermarket, saya mendapatkan posisi parkir yang saya inginkan. tapi apa yang terjadi? Biskuitnya tidak ada! Saya tidak menyerah, saya mencarinya di minimarket lain yang juga ada di sana.

Lihat, ini di luar rencana awalku. Tapi yang tidak berubah adalah saya mencapai tujuan awal saya.

Kita semua pernah mengalami ini. Tujuan telah ditentukan, rencana telah ditetapkan. Namun banyak yang dalam prosesnya menyimpang dari rencana semula. Dan banyak dari kita terus mencoba untuk tetap di jalur dengan rencana awal. Ketika terjadi kegagalan, coba lagi dengan cara yang sama, coba lagi jalan yang sama atau bahkan menyerah dan berhenti.

Sadarilah bahwa kita tidak akan pernah mendapatkan proses sempurna yang benar-benar berjalan sesuai dengan apa yang kita bayangkan. Tapi bersikaplah fleksibel dalam hal proses mencapai sesuatu. Jangan ubah tujuan, tapi ubah cara mencapainya. 

maze-labyrinth-solution-lost
Image by Arek Socha from Pixabay 


Popular article


Post a Comment for "Tidak ada Satu proses yang sempurna"