Kakek Pengoleksi 7000 Rangka Tengkorak

Motivation - Mengoleksi suatu barang seperti sepatu, tas, jam tangan, kacamata dan sebagainya itu wajar. Namun apa jadinya jika mengoleksi rangka-rangka makhluk hidup yang telah mati? Yah hal ini dilakukan oleh seorang kakek yang telah berhasil mengoleksi 7000 rangka tengkorak saat usianya 84 Tahun.

https://www.ramelhobbyshop.com/2022/01/kakek-pengoleksi-7000-rangka-tengkorak.html

https://www.ramelhobbyshop.com/2022/01/kakek-pengoleksi-7000-rangka-tengkorak.html

https://www.ramelhobbyshop.com/2022/01/kakek-pengoleksi-7000-rangka-tengkorak.html

Ray Bandar, seorang mantan ahli biologi dari San Francisco ini telah menghabiskan 50 tahun terakhir untuk mengumpulkan sisa-sisa berbagai macam hewan. Menurut perkiraannya dirinya telah mengoleksi 7000 tengkorak, tulang panggul dan 200 anggota badan yang tak terhitung jumlahnya. Dia mengatakan "Saya benar-benar menikmati pekerjaan ini. Saya selalu meluangkan waktu untuk mencari hewan mati, aku saya tidak malu apapun kata orang".

https://www.ramelhobbyshop.com/2022/01/kakek-pengoleksi-7000-rangka-tengkorak.html

https://www.ramelhobbyshop.com/2022/01/kakek-pengoleksi-7000-rangka-tengkorak.html

https://www.ramelhobbyshop.com/2022/01/kakek-pengoleksi-7000-rangka-tengkorak.html

Ray Bandar dibesarkan di Richmond, ia mulai mengumpulkan berbagai sampel hewan sejak masih duduk di bangku SMP. Saat itulah ia mendapat julukan "Reptil Ray". Seiring berjalannya waktu, semangat untuk mengumpulkan tulang tidak pernah padam, ia sekarang bangga mempunyai koleksi tulang dari berbagai macam jenis binatang.

https://www.ramelhobbyshop.com/2022/01/kakek-pengoleksi-7000-rangka-tengkorak.html

https://www.ramelhobbyshop.com/2022/01/kakek-pengoleksi-7000-rangka-tengkorak.html

https://www.ramelhobbyshop.com/2022/01/kakek-pengoleksi-7000-rangka-tengkorak.html

Ray juga sering membawa koleksi tulangnya dalam berbagai macam event pameran di berbagai negara mulai dari Australia, Afrika dan Meksiko. Rumahnya pun saat ini dipenuhi dengan tulang-tulang koleksi nya dan dia pun harus rela berbagi dengan tengkorak tulang-tulang kesayangannya.

We Hope You Can Satisfied

Baca Juga
Related Post

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad