Jawaban Wanita Muslimah Ketika Mereka Ditanya "Kenapa Tak Berhijab?"

Motivation - Walau wanita itu beragama islam, tetapi banyak juga diantara mereka yang tidak memakai hijab. Kita ketahui bahwa batasan aurat (Anggota tubuh yang disembunyikan dari lawan jenis) bagi seorang wanita yaitu mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki, terkecuali pergelangan tangan dan muka. Seorang Wanita muslim akan menganggap hijab itu sebagai mahkota dikepalanya, namun terkadang ada juga wanita muslim yang tak memakai Hijab dikarenakan alasan - alasan berikut ini.

http://2.bp.blogspot.com/-loZ8cD6cxUA/VRFCZd9E8PI/AAAAAAAAJXs/moCb2Jf4bfk/s1600/Wanita%2BTak%2BBerhijab.jpg

Hijab Itu tidak menarik

Jawabnya seorang wanita muslimah harus sudi menerima kebenaran agama Islam, dan tidak mempermasalahkan senang atau tidak senang. Sebab rasa senangnya itu diukur dengan barometer hawa nafsu yang menguasai dirinya.

Takut durhaka kepada orang tua yang melarang pakai Hijab

Rasulullah SAW telah mengatakan agar tidak mematuhi seorang makhluk dalam durhaka kepada-Nya.

Tidak bisa membeli pakaian banyak memerlukan kain

Mengatakan alasan seperti itu adalah karena (pertama) ia benar-benar sangat miskin sehingga tidak mampu membeli pakaian Islami. Atau (kedua) karena dia Cuma alasan saja, sebab ia lebih menyukai pakaian yang bugil sehingga tampak lekuk tubuhnya atau paha mulusnya bisa kelihatan orang.

Karena merasa gerah dan panas

Wanita muslimah di Jajirah Arab yang udaranya lebih panas saja mampu mengenakan pakaian Islami, mengapa di negara lainnya tidak, dan orang yang merasa gerah dan panas mengenakan pakaian Islami, mereka tidak menyadari tentang panasnya api neraka bagi orang yang membuka aurat. Syetan telah telah menggelincirkan, sehingga mereka terasa bebas dari panasnya dunia, tetapi mengantarkannya kepada panas api neraka.

Takut tidak istiqamah

Mereka melihat contoh wanita muslimah yang kurang baik ‘Buat apa mengenakan Hijab sementara, percuma, pertamanya saja yang rajin, nanti juga dilepas’. Jawabannya adalah mereka mengambil sample (contoh) yang tidak cocok, bukan wanita yang ideal (yang istiqamah) menjalankannya. Ia mengatakan hanya untuk menyelamatkan dirinya.

Tidak mau mengenakan Hijab karena takut tidak istiqamah. Kalau saja semua orang berfikir demikian, tentunya mereka akan meninggalkan agama secara keseluruhan. Orang tidak akan shalat sama sekali karena takut tidak istiqamah, begitu pula puasa dan ibadah lainnya.

Takut tidak laku

Selama ia belum menikah, maka ia tidak mengenakan Hijab. Ucapan itu sebenarnya tidak sebenarnya. Justru berakibat buruk pada dirinya sendiri. Sesungguhnya pernikahan adalah nikmat dari Allah yang diberikan kepada siapa saja yang dikehendaki. Sebagian besar orang audah meyakini bahwa jodoh di tangan Allah.

Betapa banyak gadis yang berhijab dan menutup aurat dalam berbusana tetapi lebih cepat mendapatkan jodoh dibandingkan mereka yang berpakaian seksi. Karena wanita yang menyukai pakaian seksi akan dijadikan permainan bagi laki-laki iseng.

Gadis-gadis berpakaian seksi dipandang sebagai gadis murahan. Sesungguhnya suami-suami yang menyukai wanita-wanita yang berpakaian ‘berani’, setengah bugil atau beneran, membuka aurat dan bermaksiat kepada Allah adalah bukan tipe suami yang baik, yang shalih dan berjiwa besar.

Ia tidak punya rasa cemburu sama sekali terhadap larangan-larangan Allah dan tidak dapat memberikan pertolongan kepada isterinya kelak. Jadi jika wanita yang menyukai pakaian seksi atau melepaskan Hijab dengan tujuan mendapatkan jodoh yang baik, maka hal itu sungguh merupakan suatu kebodohan.

Menampakkan anugerah tubuh yang indah

Ingin menghargai kenikmatan yang diberikan Allah kepadanya. Namun menghargai atau bersyukur itu dengan porsi yang benar. Bersyukur itu dengan memenuhi perintah-Nya, yakni menjaga aurat, bukan dengan mengobral secara gratis.

We Hope You Can Satisfied

Baca Juga
Related Post

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad